Sunday, September 16, 2012

Perbualan Distingtif Dalam Hujan Hanyalah Seperti Bunyi Bisu Dalam Hiruk

#1
Kehidupan sebenarnya adalah biasa, maksud aku biasa-biasa saja. Yang lebih daripada kebiasaan adalah suatu pembohongan. Samada yang itu, ataupun adalah suatu realiti yang berlandaskan bahawa kehidupan itu adalah luar biasa, ekstraordinari. Tidak.

Kerana hakikatnya adalah, kehidupan itu tidak lain hanyalah suatu perjalanan memenuhi ekspatasi dan impian yang kita rasakan adalah sesuatu yang luar biasa. Tidak. Sebenarnya, kebiasaan itu adalah suatu norma tang tidak boleh diterima pakai oleh kebanyakan manusia yang majmuknya. Dan golongan seperti aku yang berpegang dengan maksud kehiduapan itu, ialah biasa dikatakan sebagai anti-realistik. Sehinggakan, kebenaran yang begitu menyakitkan ini mereka gelar suatu dogma kultus yang dimokmokkan dengan kekecewaan aku terhadap dunia. Tidak.


#2
Dunia ini tidak lain hanyalah suatu ruang luas yang tak punya hujung dan harapan. Hanyalah kesepian dan ketidak-tentuan yang merancang untuk menyedut kita ke dalam suatu lohong yang penuh dengan pembohongan. Penipuan, pemalsuan realiti yang dikaburkan dengan epik cerita luar biasa yang di eksgerasikan.

Dunia ini tidaklah luar biasa kalau ada anak-anak dijalanan yang tak punya makanan dan minuman sedangkan kebanyakan diantara kita berlumba-lumba besaing untuk kekuasaan dan kekayaan. Bini yang lawa-lawa, berkopulasi dan melahirkan baka yang sempurna dan kesuburan itu kita hbahkan kepada dunia "kita ini adalah baka yang paling terbaik". Kita ini adalah bangsa premier dalam kosmo ini dan paling baik berbanding bangsa-bangsa yang lainnya. Kita ini adalah bangsa yang ultimatum.

Dunia ini tidaklah luar biasa kalau hakikatnya buruh-buruh kelas tengah hanyalah satu instrumen untuk mengkaya dan mentuhankan pemodal-pemodal dalam pasaran bebas yang tidak terlintas dalam pemikiran mereka tentang erti kebajikan. Kesengsaraan hidup yang melemaskan, dengan bebanan hutang dan tanggungan sosial yang tidak relevan. Apa yang dikatakan luar biasa, kalau apa yang benar adaalah salah dan yang salah itu adalah kebenaran yang dipegang oleh semua orang?


#3
Hidup ini biasa-biasa saja. Tak adalah hip sangat, tak adalah romance sgt, tak adalah sweet sangat macam cerita-cerita dekat Hollywood. Hidup ini lebih macam cerita-cerita timur tengah, yang kalau filemnya itu berjudul macam "CigrĂ³ Negre and the Tale of One-legged Man" dan suasana siang adalah begitu terik dan malamnya adalah kontra. Hidup dekat padang pasir dengan menjerang air menggunakan kayu api di-luar rumah. Makan roti, bijan, kekacang tanah, biasa saja. Tak ada kuzin mewah, shopping mall, dan apa saja yang kehidupan moden sediakan. Hidup dalam cerita itu berlatar belakangkan kehidupan pelarian dan dialognya begitu sejuk, tenang dan sepertinya tak punya harapan.

Bagi aku kehidupan juga adalah seperti itu. Cerita seperti itu adalah menakutkan bagi aku sebab pada penghujungnya adalah ketiada-apa-apaan. Yang ada, kehidupan setelah penghujungnya itu adalah kekosongan.

Hidup ini adalah biasa-biasa saja, tak punya harapan, tak punya ketentuan.

3 comments:

sayang+ayam=sayam said...

i lap u sayam :D. misch u so much.

Anonymous said...

i dont know why. but ur word keep me still in this blog. -miss whitee-

Anonymous said...

Morbid interest with legitimacy, I must concur. Menarik.